Outbound di Jogja

Outbound di Jogja
Looking for Outbound Training

Rabu, 09 Oktober 2013

EFFECTIVE SMALL GROUP ACTIVITIES (SGA) PROGRAM



EFFECTIVE SMALL GROUP ACTIVITIES (SGA) PROGRAM

DESKRIPSI
Salah satu faktor keberhasilan industri Jepang dan industri kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA)  atau disebut juga Quality Circle (QC). Karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk  meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing menuju World Class Manufacturing/Services.
SGA adalah sekelompok kecil karyawan yang terdiri dari 3 – 12 orang dari unit kerja yang sama atau yang melakukan pekerjaan yang sama, yang dengan sukarela secara berkala dan berkesinambungan mengadakan pertemuan dibawah seorang ketua kelompok (Supervisor) dan mereka dilatih untuk mengidentifikasi masalah dan memecahkannya, mempresentasikan kepada manajemen (apabila diperlukan) serta mengimplementasikannya di tempat kerja (Hutchins, D. Quality Circles Handbook. Pitman, 1985). SGA dibentuk dengan sruktur, program dan aktivitas yang direncanakan dan dievaluasi secara rutin oleh perusahaan. Dalam menjalankan aktivitasnya,SGA  dilengkapi dengan alat–alat  pemecahan masalah  (7 tools) dan  alat baru yang digunakan oleh berbagai SGA dewasa ini .

MATERI
1. Introduction to Efective SGA
2. Bagaimana membentuk SGA
3. Struktur SGA program : Six Basic Elements
·         Circle participants or members.
·         Circle leaders/deputy leaders.
·         Program facilitator.
·         Steering/advisory committee.
·         Top management.
·         Non-participating management/members.
4. Bagaimana menjalankan SGA : Langkah –langkah pembentukan dan menjalankan SGA
·           Appointment of a steering committee, facilitator and QC team leaders.
·           Formation of QCs by nomination/voluntary enrolment of QC members.
·           Training of all QC members (by an expert consultant).
·           Training of non-participating employees (by an expert consultant).
·           Problem data bank and identification of problems for QC work.
·           QC problem resolution by QCs through standardized techniques.
·           Presentation of QC solutions to management.
·           Evaluation of award/recognition.
5. SGA Meeting
·           Kapan dan apa yang dibahas
·           Code of conduct dan etika meeting
6. Problem Solving Tools and Techniques Used by SGA :
A. Alat  dan teknik pemecahan masalah yang digunakan:
·           Brainstorming.
·           Pareto analysis.
·           Cause and effect diagram (or fish bone diagram or Ishikawa diagram).
·           Histogram.
·           Scatter diagram
·           Stratification
·           Check sheet
·           Control charts and graphs
B. Alat baru yang digunakan (New QC Tools)
·           Relations diagram.
·           Affinity diagram.
·           Systematic diagram or Tree diagram.
·           Matrix diagram.
·           Matrix data analysis diagram.
·           PDPC (Process Decision Program Chart).
·           Arrow diagram.
7.  Hambatan (Pitfalla) SGA  dan cara mengatasinya

PESERTA
Semua staff/karyawan dari berbagai Department

Tidak ada komentar: